Tangguh Terpercaya!

Tentang Kami
Tentang Kami

Tangguh, Terpercaya, Hadir untuk Masyarakat

CU Banuri Harapan Kita adalah koperasi kredit yang berdiri dari semangat kebersamaan, kepedulian, dan kerinduan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Berawal dari diskusi sederhana di tengah keterbatasan akses layanan keuangan di Kecamatan Balai, Batang Tarang, pada tahun 1995, CU Banuri Harapan Kita tumbuh menjadi lembaga yang dipercaya ribuan anggota hingga hari ini.
Terpercaya Sejak
0
Anggota
0 RB
Asset Dikelola
0 M+
Kantor Cabang
0

Visi

Menjadi Credit Union Yang Professional, Sehat, Tangguh Dan Terpercaya.

Misi

Meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penyediaan layanan pendidikan, pelatihan, pendampingan, keuangan, dan solidaritas yang profesional, bertanggung jawab, serta berkelanjutan.

Nilai Inti

U

UPRIGHTNESS

Kami senantiasa menjunjung tinggi nilai- nilai kejujuran, Integritas, etika, dan moral.

N

NETWORKS

Kami bekerjasama dengan berbagai pihak melalui sistem berbasis Teknologi.

I

INNOVATION

Kami mampu mengembangkan gagasan baru untuk meningkatan keterampilan.

T

TEAM WORKS

Kami mampu melakukan kerjasama dalam tim yang solid dan tangguh untuk mencapai tujuan lembaga dengan keberagaman

Y

YIELD

Kami mampu bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota

Sejarah CU Banuri Harapan Kita

Bapak Pilipus Lada sebagai pemrakarsa CU Banuri Harapan Kita dan menceritakan semangat awal berdirinya CU Banuri Harapan Kita yang di latar belakangi dari tingkat kehidupan ekonomi khususnya keluarga-keluarga NTT, Guru-Guru NTT pegawai negeri. Melihat saat kunjungan mereka masih menempati rumah dinas, padahal sudah bekerja puluhan tahun dan anak-anak mereka sudah besar namun mereka masih tinggal di rumah dinas. Kedua dari sisi perekonomian di Batang Tarang yang hanya ada satu Lembaga Keuangan Pada saat Itu Yakni Bank BRI. Perlu kita ketahui dari sisi perjalan masyakat tingkat bawah akses bank sangat terbatas. Hanya orang-orang tertentu saja, sehingga sangat sulit masyarakat biasa untuk akses ke bank.

Dari dua hal itulah yang melatar belakangi untuk mengumpulkan masyarakat khususnya orang-orang NTT untuk berdiskusi dan Puji Tuhan mereka juga mau datang. Bapak Pilipus Lada pada saat Itu statusnya masih sebagai  supir di lembaga Wahana Visi Indonesia (WVI) dan belajar bagai mana menghadapi orang tua-tua dan berstatus sebagai guru, namun dengan penuh semangat mereka masih mau datang dan berkumpul. Waktu itu Bapak Pilipus Lada mencoba mengangkat  kedua isu diatas, yaitu isu ekonomi yang mana akses ke bank masih cukup sulit dan teman-teman guru yang masih tinggal di rumah dinas.

Kesadaran mereka untuk berfikir dan cara pandang mereka kedepan baik teman-teman guru NTT saat itu masih sangat jauh sekali, sehingga pada saat ditanya oleh Bapak Pilipus Lada “Sudah punya tanah belum?” masih ada yang menjawab belum punya tanah. Oleh karena itu, mereka betah sekali di rumah dinas. Teman-teman yang mayoritas bekerja sebagai guru, mereka masih mudah untuk akses ke Bank, tetapi beberapa dari mereka yang bukan guru ya sulit sekali, di tambah lagi beliau melihat masyarakat di Batang Tarang ini perekonomiannya masih sangat sulit.

Sehingga isu-isu tersebut disepakati dan akhir nya bagaimana cara kita meningkatkan pendapatan? minimal ada pendapatan tambahan dan saat itu Bapak Pilipus Lada menawarkan untuk membentuk usaha bersama komodo (UB Komodo). Pada bulan Maret 1994 berdirilah UB Komodo, mereka mengumpulkan uang perorang Rp. 35.000,-/bulan dan jika sudah mencapai target yaitu Rp. 15.000.000,- mereka akan membelikan mobil Bus untuk alat transportasi. Diharapkan dari pendapatan itu bisa di bagi berdasarkan saham, itu awal dari UB Komodo

Bendahara UB Komodo pada saat itu adalah Gresensia Merry istri dari Bapak Pilipus Lada. UB Komodo sudah berjalan kurang lebih satu tahun dan semua berjalan dengan lancar. Background beliau yang bekerja di WVI lembaga kemanusiaan dan pengembangan masyarakat sehingga banyak pengetahuan dan informasi yang beliau dapat. Suatu ketika ada kunjungan dari WVI Regio Kalbar datang mengunjungi kantor beliau di sanggau dan waktu itu akan di adakan meeting bersama dengan tim. Beliau di minta untuk fotocopy 1 buku, namun sebelum beliau fotocopy buku tersebut beliau membacanya dan ternyata buku tersebut membahas tentang Credit Union. Beliau menganggap buku tersebut sangat penting, meskipun beliau seorang ekonomi namun tentang CU beliau belum mengetahuinya. Pada akhirnya, beliau fotocopy buku tersebut 2 rangkap, 1 untuk dirinya sendiri dan 1 diberikan sesuai dengan permintaan oleh seorang Bapak yang bernama Sambungo.

Mulai dari buku itulah Bapak Pilipus Lada mengetahui tentang Credit Union, ia berfikir bahwa credit union itu sangat penting, sehingga beliau berubah fikiran dan mengumpulkan keluarga NTT untuk membahas keberlanjutan dari Usaha Bersama Komodo ini, beliau mengatakan “Mari kita bangun CU saja!” dengan pembahasan yang panjang akhirnya teman-teman keluarga NTT setuju untuk mendirikan CU.  Para pendiri saat itu sepakat dan berkomitment menjadikan CU BANURI HARAPAN KITA sebagai wadah mengumpulkan orang orang yang punya Visi dan Misi yang sama dalam mengembangkan usaha perekonomian keluarga Khususnya dan masyrakat pada umumnya .

Tepat nya 10 Juni 1995 rencana semula berubah dan akhirnya mendirikan Usaba Bersama berbentuk Koperasi Serba Usaha (KSU) dengan nama “KSU BANURI HARAPAN KITA. Awal pertama penamaan CU Banuri Harapan Kita yang di namai langsung oleh Bapak Pilipus Lada itu sendiri. Berangkat dari seorang pahlawan NTT ia adalah seorang pejuang yang bernama BARANURI yang melambangkan semangat pejuang, sehingga semangat itu lah yang memberi inspirasi kepada beliau untuk meberikan nama pada lembaga yang beliau prakarsai yaitu CU BANURI HARAPAN KITA yang mana semangat juang itulah yang mau di terapakan di lembaga yang beliau dirikan. Banuri sendiri memiliki kepanjangan yaitu bangun manusia mandiri dengan harapan banyak orang-orang yang bisa hidup mandiri serta berkecukupan.

Pemerkasa CU Banuri Harapan Kita Pilipus Lada dan tokoh tokoh pendirinya yaitu : Drs, Gaspar Esso Desso, Benjamin Janggu, Irenus Gedo Gama, Naftali De Kause, Aloisius Alot, Stepanus Sidjun, Yosef Mbengu, Pastor Frans Sidok SVD, Aleksander Nippu, Salomon Kila Ola dan Yakoubus Kea.

Sambil berjalan, beliau juga mengkordinir kelompok NTT untuk arisan membangun rumah dengan meminjam di CU yang mana modal awal CU pada saat itu Rp. 750.000,- berasal dari UB Komodo. Sistem kontribusi arisan pada saat itu untuk membeli kayu dan bahan bangunan lainnya. Proses untuk arisan itu tidak mudah karna berbicara tentang uang itu sangat sulit, dengan bertekad bahwa kita harus bisa memiliki rumah. Untuk meyakinkan mereka Bapak Pilipus Lada menawarkan diri untuk menjadi urutan yang paling terakhir dalam arisan pembangunan rumah tersebut. Beliau ingin menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan dan rencanakan tujuannya untuk kebaikan bersama. Membahas tentang inflasi, jika orang pertama mendapat 10 batang kayu maka orang yang paling terakhir bisa saja hanya mendapat 5 kayu. Itu lah resiko yang diambil oleh Bapak Pilipus Lada, hingga akhirnya keluarga besar NTT sudah memiliki rumah pribadi.

Pada saat awal berdirinya CU Banuri Harapan Kita ada beberapa perdebatan terutama dalam hal kepengurusan. Isu-isu kepengelolaan CU di sampaikan oleh Bapak Stepanus Sidjun bahwa jangan sampai CU ini seperti kasus di gereja Katolik yang di dirikan pada tahun 1975. Beliau tetap memiliki pendirian beliau akan bertanggung jawab kuncinya asalkan kita punya niat baik.perdebatan itu cukup panjang. Isu yang kedua CU Samaria yang pada saat itu beliau mengajak bergabung bersama di CU Banuri Harapan Kita namun mereka menolak, akhirnya sepakat CU Banuri Harapan Kita tetap berjalan .

Kemudian di pilihlah kepengurusan CU Banuri Harapan Kita, lagi dan lagi kesulitan di kepengurusan itu  pertama harus ada  ketua  dan bendahara mengingat kepercayan itu sangat penting di suatu lembaga. Bapak Pilipus Lada  termasuk orang yang vocal dan paling keras sehingga beliau menyatakan “Saya menawarkan diri,  saya menggagas, saya merancang semua ini sehingga saya yang menjadi ketua. Kalau saya menjadi ketua silakan merekomendasikan orang yang menurutkalian tidak jujur yang suka korupsi asalkan saya ketua”, kuncinya ada di pimpinan. 

Beliau mengatakan “Siapa sih di Antara kita yang bersih? Tidak ada yang bersih, yang perlu kita bangun adalah semangat memperbaiki ekonomi dan membantu masyarakat”. Pada akhirnya di sepakati Filipus Lada menjadi ketua Pengurus CU Banuri Harapan Kita dan Yosef Mbengu sebagai Bendahara. Mulailah di bentuk untuk memenuhi kepengurusan. Aloisyus Alot dan Stepanus Sidjun sebagai dewan Pembina.

Tantangan awal berdirinya CU Banuri Harapan Kita yang pertama jujur saja berbicara CU, organisasi, Koperasi yang mana harus banyak belajar, banyak membaca dan bertanya kepada orang lain. Beliau mempunyai kebanggan tersendiri, walaupun semua kendali tersentral kepadanya namun pada saat itu anggota-anggota lain begitu kompak. Masing- masing dengan semangat yang sama dan mau menerima  kelebihan dan kekurangan.

Rasa ingin tahu dan merasa pengetahuan yang dimiliki kurang, Beliau mengusulkan untuk studi banding ke CU yang sudah eksis dan saat itu studi banding tersebut di fasilitasi oleh WVI dengan membuat program dan akhirnya di kirimkan ke CU Keling Kumang, Tapang Sambas, sekadau pada tahun 1996 jadi mereka belajar dari sana. Karena sudah mendeklarasikan CU Banuri Harapan Kita pada tanggal 10 Juni 1995, mereka semakin giat untuk meminta pendampingan. Pada saat itu, pendampingan  dari CU Lantang Tipo Pusat Damai dan BKCUK yang di fasilitator Oleh A.R.Mecer.

Dalam perjalanan awal untuk menyakinkan anggota tidak mudah karena masyarakat khususnya Balai Batang Tarang sudah trauma dengan CU Samaria yang pada akhirnya mengalami kebangkrutan, padahal saat itu sudah memiliki asset hampir satu Milyar. CU Banuri Harapan Kita semakin tergoncang dengan Isu Isu CU-CU yang mau bangkrut. CU Banuri Harapan Kita berusah tetap berjalan, sedikit demi sedikit kepercayaan masyarakat mulai ada. Dalam melakukan sesuatu kuncinya itu adalah pemimpin yang tidak bermain- main dengan uang karena itu adalah hasil keringat masyrakat. Pada suatu ketika beliau bertemu dengan anggota yang kritis terhadap CU dan berkata “Apabila kamu menabung uang Rp. 100.000,- dan uang itu hilang, maka akan saya ganti Rp. 1.000.000,- dan apabila uang kamu hilang Rp. 1.000.000,- maka saya ganti Rp. 10.000.000,-“. Dengan tegas beliau katakana karena untuk menyakinkan orang lain itu tidaklah mudah, apalagi ditambah masyarakat Batang Tarang yang diterpa isu-isu kebangkrutan CU.

Dalam perjalananya kepercayaan anggota mulai meningkat, Gresensia Meri istri dari Bapak Pilipus Lada adalah Staf pertama CU Banuri Harapan Kita dengan Honor Rp 25.000.- /Bulan dan akhirnya dibutuhkan seorang staf lagi mengingat anggota yang semakin banyak, maka terpilihlah Bapak Urbanus Sekiyu melalui rekomendasi, karena ia di anggap mampu dan memiliki skill di bidang Akutansi dengan honor pertama Rp. 100.000,- lebih .

Pada krisis moneter tahun 1997 masyarakat Batang Tarang dilanda krisis sembako, sehingga Bapak Pilipus Lada putar otak bagaimana cara memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga ia mencoba untuk bekerja sama dengan Bulog dan Koperasi. CU Banuri Harapan Kita menjadi salah satu penyedia sembako dan didistribusi ke pada masyarakat, dari persitiwa itu beliau berpikir untuk membuka unit usaha yang lain yaitu KSU (Koperasi Serba Usaha) dan CU tetap Berjalan. Melalui program  pendampingan dari pemerintah pada tahun 1997 CU banuri Harapan Kita  membutuhkan  staf  lagi untuk menjalankan Program Pendampingan pemberdayayan ekonomi  Mikro Kecil. Beliau Juga  berpikir untuk memiliki unit usah lain selain koperasi simpan pinjam  yaitu KSU (Koperasi Serba Usaha) agar bisa berjalan berdampingan untuk mensejahterakan masyarakat di kecamatan Balai. KSU baru berjalan pada awal tahun 1998 dan hanya beroperasi beberapa bulan saja dan pada akhirnya bangkrut atau pailit. USP-nya secara efektif berjalan pada Januari 1996 Untuk memperkuat eksistensi dan legalitas secara hukum, maka pada tanggal 14 April 1997, Pemerintah melalui Kantor Koperasi Kabupaten Sanggau mengeluarkan Badan Hukum dengan nomor: 813/BH/X/1997 tanggal 14 April 1997.

Pengurus pada periode awalnya mendapat peran sebagai tim Sosialisasi dan Pengembangan CU Banuri Harapan Kita sesuai yang di amanatkan oleh  Ketua.  Rencana Ekspansi Keluar juga cukup keras dilakukan oleh CU Banuri Harapan Kita, mengingat kita harus mengikuti perkembangan yang ada, meskipun mengalami perdebatan antar pengurus tentang ekspansi bahwa tidak menerima ekspansi dari luar dan CU Banuri Harapan Kita tidak ekspansi keluar. Namun pada akhirnya kita menerima itu semua dan siap melakukan ekspansi ke wilayah- wilayah terdekat dengan cara mendirikan posko-posko serta melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh berberpengaruh di wilayah tersebut.

Pada saat perjalanan membangun CU Banuri Harapan Kita, tantangan yang dirasakan pertama adalah bahwa beliau masih sangat muda untuk memimpin orang-orang yang lebih tua darinya ditambah lagi statusnya dipandang rendah sebagai seorang supir. Beliau yang berasal dari luar daerah dan dengan suku yang berbeda dan mendengar pernyataan dari masyarakat Batang Tarang CU Banuri Harapan Kita  itu tidak akan berkembanang apalagi di pimpin oleh Pilipus Lada yang masih muda. Tantangan selanjutnya berasal dari sendiri, bagaimana cara mentransfer pengetahuan yang ia miliki ke pada rekan-rekan pengurus, beliau sempat merasa stress rekan-rekan pengurus yang bisa dibilang cukup lamban dalam meneriman penegetahuan yang ia sampaikan. Sehingga, apabila ada kunjungan dari BKCUK itulah saat untuk mereka belajar lebih banyak. Tantangan yang terakhir ialah keluarga. Dukungan dari keluarga kurang dirasakan karena kegiatan-kegiatan rapat dan sosialisasi ke kampung-kampung yang banyak di lakukan pada saat malam hari sehingga pada saat pulang kerumah sudah larut malam.

Struktur organisasi dilengkapi mulai dari dewan Pembina, pengurus, pengawas dan manajemen dan tahun berikut mulai membuka lowongan utuk posisi manajer dan memulai kegiatan SPBP pertama pada tahun 1997 dan di fasilitasi oleh CU Pancur Kasih guna untuk menjalankan cash flow yang sudah dibuat.

Kenapa lebih memilih Credit Union? karena untuk mengerakan perekonomian masyrakat  agar lebih mandiri dengan modal yang sudah ada dan dengan cara modal awal yang bersumber dari anggota. Mereka mau mendirikan usaha apa saja namun mereka memerlukan modal, maka lebih cocok didirikan Credit Union.

Kemudian pada tanggal 27 Desember 2001 melalui Keputusan Menteri Negera Koperasi dan Usaha Kecil Mengengah Republik Indonesia Nomor: 101/SK-PAD/DPPK/XII/2001 tentang “PENGESAHAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR KOPERASI KREDIT BANURI HARAPAN KITA” berdasarkan surat permohonan pengesahan akta perubahan anggaran dasar koperasi kredit Banuri Harapan Kita Nomor: 322/Kopdit-BHK/XI/2001, tanggal 26 November 2001, sehingga badan hukumnya berubah menjadi Kopdit murni dengan nomor: 813.a/BH/X, tanggal 14 April 1997. Seiring dengan perkembangan koperasi, badan hukum mengalami perubahan menjadi Koperasi Kredit dengan nomor: 813/SK-BH/DPPK/VIII/2010, Tanggal 23 Agustus 2010.

DAFTAR NAMA PEMRAKARSA DAN PENDIRI CU BANURI HARAPAN KITA

No

Nama

Keterangan

1

Pilipus Lada

Pemrakarsa

2

Drs. Gaspar Esso Desso

Pendiri

3

Benyamin Janggu

Pendiri

4

Irensius Gedo Gema

Pendiri

5

Naftali D.E. Kause

Pendiri

6

Aloysius Alot

Pendiri

7

Stepanus Sidjun

Pendiri

8

Yosef Mbengu

Pendiri

9

Pastor Frans Sidok, SVD

Pendiri

10

Aleksander Nippu

Pendiri

11

Salomon Kila Ola

Pendiri

12

Yakobus Kea

Pendiri

 

SUSUNAN DEWAN PENGURUS TAHUN 1995-2022

PeriodeJabatanNama
1995Ketua PengurusPilipus Lada
 Sekretaris
Gresensia Merry
 BendaharaYosef Mbengu
2004Ketua PengurusPilipus Lada
 Wakil KetuaDrs. Lorensius
 Sekretaris
Murdiyana Andreas
 AnggotaEditha
 Anggota
Bartolomeus Tehon
2005–2008Ketua Pengurus
Murdiyana Andreas
 Wakil KetuaPilipus Lada
 SekretarisAkeng
 Bendahara
Naftali D.E. Kause
 AnggotaMagdalena
 AnggotaJuniar Pasaribu
 AnggotaAgustiono
2009–2011Ketua PengurusAkeng
 Wakil KetuaPilipus Lada
 SekretarisTitus Sanum
 BendaharaAyus
 Anggota
Murdiyana Andreas
 AnggotaKolah
 AnggotaYanto Agato
2012Ketua PengurusAyus
 Wakil KetuaKolah
 SekretarisTitus Sanum
 BendaharaSuhardi
 AnggotaYanto Agato
2013–2015Ketua PengurusAlbertus Eko
 Wakil KetuaSuhardi
 SekretarisAyus
 BendaharaSueno
 AnggotaTitus Sanum
 AnggotaSuryadi Aya
 AnggotaSuharno
2016–2018Ketua PengurusHerkulanus Oni
 Wakil KetuaAtam
 SekretarisKornelis Ruba
 BendaharaSueno
 AnggotaAlbertus Eko
 AnggotaKusnandi
 Anggota
Yulius Kurniawan
2019–2022Ketua PengurusHerkulanus Oni
 Wakil KetuaRamli
 SekretarisKornelis Ruba
 BendaharaBenediktus
 Anggota
Yulius Kurniawan
 AnggotaKusnandi
 AnggotaYosef Yukhi

 

SUSUNAN BADAN PENGAWAS TAHUN 1998-2022

PeriodeJabatanNama
1998–2001Ketua PengawasEllias Musa
2002–2004Ketua PengawasAyus
 SekretarisSuryadi Aya
 AnggotaHerman
2005–2013Ketua PengawasSuryadi Aya
 SekretarisHerman
 AnggotaAgustiono
2013–2015Ketua PengawasAgustiono
 SekretarisNursalim
 AnggotaYulius
2016–2018Ketua PengawasYulius
 Sekretaris
Stefanus Riduan
 Anggota
Pdt. Balsasar Feoh
2019–2022Ketua Pengawas
Pdt. Balsasar Feoh
 SekretarisKris Kurniawan
 AnggotaSarinus Supono

 

DAFTAR MANAGER – GENERAL MANAGER TAHUN 2004-2021

Tahun

Nama

Jabatan

2004-2007

Ayus, S.pd.

Manager

2007-2010

Sekiyu

Manager

2010-2012

Saniansah,S.E.

Manager

2012-2015

Rigu, A.Md

Manager

2015-2017

Sekiyu, S.E.

General Manager

2017-2019

Agustinus

General Manager

2019-Sekarang

Lambertus S Nali, S.T,M.M.

General manager

 

DAFTAR ANGGOTA PERTAMA SAMPAI DENGAN KE DUA PULUH

NBA

Nama

Terdaftar pada

3.100.400.000.001

Pilipus Lada

01/07/1995

3.100.400.000.003

Kea Yakobus

01/07/1995

3.100.400.000.006

Simon Sengga

01/07/1995

3.100.400.000.008

Yupiter Nope

06/07/1995

3.100.400.000.009

Willem Nomleni

14/07/1995

3.100.400.000.010

Petrus Kono

14/07/1995

3.100.400.000.012

Salomon Kila Ola

20/07/1995

3.100.400.000.013

Alekxander Nipu

19/07/1995

3.100.400.000.016

Rupina Yetty

30/07/1995

3.100.400.000.017

Naftali D.E. Kause

30/07/1195

3.100.400.000.019

Milikheur Nali

13/08/1995

3.100.400.000.020

Petrus Atem

22/08/1995

3.100.400.000.021

Thobias Pua

31/08/1995

3.100.400.000.022

Petrus Simon

12/09/1995

3.100.400.000.025

Heronimus Goa

01/10/1995

3.100.400.000.027

Aloysius Alot

13/10/1995

3.100.400.000.028

Hendrikus Dhesa

01/09/1995

3.100.400.000.030

Yosep Karel Jado

01/11/1995

3.100.400.000.031

Silvius Bulan

01/11/1995

3.100.400.000.033

Yosep Wenggo

04/11/1995

 

Anda Membutuhkan Modal yang Mudah & Cepat?

CU Banuri Harapan Kita siap mendukung keberlanjutan usaha Anda.